certify.alexametrics.com

Awas! Ini Tentang Taman Santa Bukan Emon

Ini Tentang Taman Santa Bukan Emon – Halloo ! penghuni Kota Sukabumi, kalian tau Taman Santa ? iyaa, yang ada di daerah jalur itu lohh. nah tau gak kalo disitu dulu pernah ada pemandian air panas ? tau, baguuss. kalau gak tau ? Yuuk simak DRC lagi jalan-jalan menyusuri Santa nih.

Awas! Ini Tentang Taman Santa Bukan Emon

Tentang Taman Santa

Santa adalah nama dari sebuah taman yang terletak di daerah Kp. Lamping, Kel. Cikondang, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi. Sudah ada sejak tahun 1975 Santa yang mempunyai sumber air panas terbaik yang ada di Kota Sukabumi ini dulu terkenal dengan “Pemandian Air Panas SANTA”. Namun lama kelamaan pemandian air panas ini mulai sepi pengunjung hingga pada tahun 2005 santa hampir mengalami penutupan karena sepi nya pengunjung ini, dan pada 2010 resmi lah tempat pemandian air panas yang diduga mengeluarkan belerang ini resmi ditutup.

Bapak Adang, seorang pengurus santa ini sangat menyayangkan dengan terbengkalainya salah satu  tempat wisata ini. Kabar nya kawasan ini dahulu adalah sebuah hutan yang tak terurus, kemudian Pak Adang bersama kawan-kawan nya pada masa itu bersama-sama mearawat tempat ini dengan menjadikannya sebuah kebun, tentu nya hal ini juga atas ijin pemerintah setempat. Mulai saat itu Pak Adang pun semakin sering berkunjung sekaligus merawat tempat ini hingga resmi dijadikan wisata pemandian air panas hingga penginapannya.

Meski banyak rumor yang mengatakan tentang sisi angker kawasan ini Pak Adang yang kini bertempat tinggal di kawasan santa mengaku tak takut dan tak pernah diganggu apapun. “yang namanya tempat kan pasti ada penghuni nya, yaa asal jangan diganggu saja pasti tidak apa-apa” ujar beliau.

Awas! Ini Tentang Taman Santa Bukan Emon

Pak Adang mengatakan kolam air panas yang dihasilkan oleh pemandian santa ini juga mengandung belerang yang dapat menyembuhkan koreng, asam urat, reumatik, dan lainnya. Beberapa ilmuwan dari Negara asing pun pernah meneliti sumber air panas ini dan menetapkannya sebagai sumber air panas terbaik.

Tak hanya ilmuwan, para investor dalam negeri pun sering berkunjung dan sempat ingin menjadikan tempat ini sebagai Taman Wisata Air/ Waterboom. Namun hingga kini pemandian yang kondisi nya sudah sangat tak terurus ini masih belum mengalami perbaikan. Kawasan ini nyaris terlihat seperti hutan dengan banyak nya ilalang dan rumput liar yang menutupi hampi seluruh kawasan ini.

Bahkan nyaris tak terlihat lagi bahwa masih ada sisa puing-puing bangunan disana.“Bapak berharap agar Santa ini dibangun kembali dan dijadikan tempat indah dan istimewa” ujar Bapak Adang. Beliau juga mengungkapkan bahwa dirasa nya Sukabumi belum memiliki Taman Terbaik maka dari itu beliau berharap agar kawasan Taman Santa ini dapat menjadi tempat yang wisata yang indah dan istimewa, ntah itu di bangun kembali menjadi pemandian air panas, waterboom, atau hotel, yang beliau harapkan adalah tempat ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh Pemerintah Kota Sukabumi maupun Masyarakat Kota Sukabumi.

Guys, Sukabumi adalah Kota yang memiliki banyak asset berharga. Maka kita sebagai masyarakat khususnya generasi muda sudah sebaiknya ikut serta merawat, melestarikan, dan mengembangkan seluruh asset yang dimiliki oleh Sukabumi tercinta ini.

Avatar
DRChttps://awasdisini.id/
Danger Ranger Crew

Similar Articles

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Instagram

Advertismentads 300 Awas! Ini Tentang Taman Santa Bukan Emon

Most Popular

Wisata Penangkaran Penyu Pangumbahan Ujung Genteng

Ujung Genteng, siapa sih yang tidak tau akan keindahan pantai Ujung Genteng ? Dengan pasir putihnya, terumbu karang dan juga ombak dilautan yang luar...

Rute Lama Menuju Puncak Bukit Sabak

Halo kawan-kawan yang mengagumkan, kali ini kita akan berbagi cerita tentang tempat camp favorit kita nih, nama tempatnya Bukit Sabak atau nama lainnya Gunung...

Awas! Ada Cakra, kan Di Sukabumi?

Awas! Ada Cakra kan Di Sukabumi? - Tau Cakra Khan? kalo tau, maaf ya, disini DRC bukan mau ngebahas Cakra yang itu tapi DRC...